MANAGED BY:
SENIN
19 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 15 Februari 2021 11:43
Soal Plasma Sawit jadi Tunggakan SAHATI
SAWIT: Aktivitas di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kotim.(DOK.RADARSAMPIT)

PROKAL.CO,

SAMPIT— Anggota Komisi I DPRD Kotim Rimbun mencatat, setidaknya ada persoalan yang tidak mampu dituntaskan di pemerintahan Supian Hadi – M Taufiq Mukri.  persoalan itu mampu menekan perusahaan perkebunan untuk merealisasikan kewajiban plasma 

“Yang paling banyak ditemui adalah persoalan  realisasi plasma. Ini merupakan salah satu tunggakan dan harus diupayakan pemerintah selanjutnya. Karena saya ada data bahwa itu sebenarnya tergantung sikap pemerintah bisa menekan investor melaksanakan kewajibannya tersebut,” kata Rimbun.

Rimbun mencontohkan, ada sejumlah perusahaan perkebunan dalam pernyataan sikapnya menyatakan siap untuk merealisasikan kebun plasma itu. Bahkan langsung ditandatangani oleh direktur utama. Sayangnya hal tersebut tidak pernah terealisasi sama sekali hingga sekarang.

“Artinya itu harus ada yang menekan dan menagih, ini janji kalian segera realisasikan ini sudah ada datanya, kalau begitu bicaranya sama kebun saya yakin itu akan dilaksanakan. Tapi kalau didiamkan sampai manapun nanti tidak bakal terealisasi,” terangnya. 

Diketahui, berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Kotim untuk luasan lahan perkebunan milik rakyat sendiri mencapai 24.993 hektare. Begitu juga untuk perkebunan sawit plasma dengan luasan 41.834  hektare, kelapa sawit program revitalisasi 923 hektare, dan kelapa sawit milik PBS 386.207  hektare.

Rimbun menitik beratkan kepada kepala daerah terpilih selanjutnya. untuk bisa memperjuangkan hak - hak masyarakat itu. “Plasma ini merupakan perintah undang - undang yang mana menjadi hak masyarakat. Jadi yang namanya hak adalah sebuah keharusan yang memiliki kewajiban untuk memenuhinya. Jangan sampai masyarakat ini hak - hak mereka diabaikan sementara investor terus mengeruk keuntungan tanpa melihat bagaimana kondisi sosial masyarakat disekitarnya,” tandasnya. (ang/dc)


BACA JUGA

Jumat, 16 April 2021 16:45

Polemik Tambang Kian Rumit

SAMPIT – Polemik tambang galian C Ilegal di Desa Bukit…

Jumat, 16 April 2021 16:44

Mudik Dilarang, Banyak Penumpang Ubah Jadwal Penerbangan

PANGKALAN BUN – Larangan mudik Lebaran membuat bingung masyarakat Kotawaringin…

Jumat, 16 April 2021 09:57

Akal Bulus Penambang Ilegal, Tanah Laterit Diduga Bukan Produk Utama

SAMPIT – Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur (Kotim) menemukan informasi baru…

Kamis, 15 April 2021 14:41

DOORRRRR!!! Polisi Tembak Pembobol Gedung Walet

SAMPIT – Komplotan spesialis pembobol gedung sarang burung walet yang…

Rabu, 14 April 2021 16:13

Petani Sawit Seruyan Masih Perjuangkan Keadilan

SAMPIT – Petani kelapa sawit asal Desa Ayawan, Kabupaten Seruyan,…

Selasa, 13 April 2021 17:08

Awas!! LGBT Bisa Meluas

PALANGKA RAYA – Eksisnya kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender…

Selasa, 13 April 2021 16:59

Lingkaran Setan Bisnis Haram, Hasil Prostitusi Online Dipakai untuk Beli Sabu

PALANGKA RAYA – Kasus prostitusi online yang dibongkar Polda Kalteng…

Senin, 12 April 2021 17:35

Sesama Lelaki Kepergok Petugas Bermesraan

PALANGKA RAYA – Kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT)…

Jumat, 09 April 2021 17:20

Polda Kalteng Bongkar Prostitusi Berbasis Aplikasi

PALANGKA RAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah…

Jumat, 09 April 2021 17:14

Ratu Sabu Tak Kapok Masuk Penjara

SAMPIT – Dinginnya jeruji besi penjara seakan tidak pernah membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers