SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PANGKALANBUN

Selasa, 16 Januari 2018 18:33
WADUH! Harga Bahan Pangan Masih Tinggi di Nanga Bulik

Pasca Natal dan Tahun Baru

KABAR PASAR: Pegawai toko kelontongan menunjukkan tumpukan jenis beras yang harganya masih tinggi.(RIA M. ANGGREANI/RADAR SAMPIT)

NANGA BULIK - Dua pekan pascaperayaan Natal dan Tahun Baru, harga sejumlah bahan pangan belum kembali normal, seperti beras rata-rata mengalami kenaikan.

Pantauan koran ini di salah satu toko kelontong (mini market) di kota Nanga Bulik, hampir semua jenis beras mengalami kenaikan kisaran Rp5.000 hingga Rp30 ribu  per sak atau sekitar Rp 1.000 per kilogram. Kenaikan harga beras ini sudah terjadi hampir sepekan terakhir. 

"Sembako yang lain harganya masih tetap, seperti minyak goreng dan gula.  Harga beras semua mengalami kenaikan," terang pegawai mini market, Lulu, Senin (15/1).

Lulu membeberkan untuk beras merek Dua Lele kemasan 5 kilogram dari

sebelumnya Rp61 ribu sekarang menjadi Rp67 ribu, kemasan 10 kilogram dari Rp119 ribu menjadi Rp131 ribu,  yang 20 kilogram dari Rp243 ribu menjadi Rp 260 ribu, sedangkan yang kemasan 25 kilogram dari Rp 302 ribu menjadi Rp 322 ribu. 

Kemudian beras merek Mangkok kemasan 5 kilogram yang sebelumnya Rp58 ribu sekarang menjadi Rp65 ribu, kemasan 10 kilogram dari sebelumnya Rp121 ribu menjadi Rp135 ribu, sedangkan yang kemasan 25 kilogram dari sebelumnya Rp273 ribu menjadi Rp310 ribu. 

“Kami tidak mengetahui penyebab pasti kenaikan harga ini, diduga penyebabnya adalah pasokan yang berkurang akibat kedatangan kapal pembawa beras yang tertunda,” duga Lulu. 

Terpisah,  Udin, salah satu pedagang sayur mayur di pasar Nanga Bulik mengakui jika bulan Desember 2017 dan Januari 2018 memang sedang musim gelombang tinggi. 

Banyak kapal barang dari Jawa yang tertunda keberangkatan. Akibatnya stok barang di Kalimantan menipis dan menyebabkan kenaikan harga.  Walaupun harga dari Jawa sayur mayur juga sudah naik, karena produktivitas menurun akibat curah hujan tinggi . 

"Harga cabai masih tinggi.  Sekarang Rp80 ribu per kilogram. Minggu lalu malah sampai Rp100 ribu per kilogram karena pasokan sedikit ," jelasnya. 

Mahalnya bahan pangan ini tentu saja dikeluhkan oleh sejumlah masyarakat. Faktanya memang tidak ada upaya pemerintah untuk mengantisipasinya. 

"Kalau tidak ada hari besar keagamaan,  tidak ada operasi pasar murah yang bisa menekan harga barang. Tapi walau bagaimanapun mahalnya, namanya kebutuhan makan ya harus dibeli. Tapi kalau biasanya beli beras kemasan besar, sekarang beli yang kemasan  kecil, supaya cukup uang belanjanya, " ungkap Syari, ibu rumah tangga di kota Nanga Bulik. 

Ia juga berharap agar pemerintah dan aparat terkait bisa mengawasi pasokan elpiji, terutama yang bersubsidi 3 kilogram. Karena sejak kebijakan konversi minyak tanah ke gas, masalah kelangkaan di pasaran tidak pernah ada solusinya. 

"Kalau pun mahal, tapi stok ada, tidak masalah. Mungkin masih bisa dibeli,  yang jadi masalah harga mahal,  barangnya juga kosong. Sampai putar-putar kota Nanga Bulik tidak ada yang jual," keluhnya. (mex/fm)


BACA JUGA

Minggu, 15 Maret 2026 19:13

Pastikan Kelayakan Pelayanan Mudik, Komisi A DPRD Kobar Pantau Arus Mudik Di Pelabuhan Kumai

PANGKALAN BUN, Prokal.co – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Kamis, 12 Maret 2026 14:50

Enam Fraksi DPRD Terima LKPJ Bupati dan Pengajuan Dua Ranperda

PANGKALAN BUN, Prokal.co  – Sebanyak enam fraksi di DPRD Kabupaten…

Selasa, 10 Maret 2026 11:41

Jelang Mudik Lebaran, DPRD Kobar Minta Perbaikan Jalan Rusak Segera Dilakukan

PANGKALAN BUN, Prokal.co – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447…

Kamis, 05 Maret 2026 16:09

Ketua DPRD Kobar Ingatkan Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Mudik Lebaran

PANGKALAN BUN, Prokal.co  – Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin,…

Rabu, 04 Maret 2026 16:09

Komisi C DPRD Kobar Monitoring ke Pesisir Kumai

PANGKALAN BUN, Prokal.co – Komisi C DPRD Kotawaringin Barat melaksanakan…

Kamis, 18 Desember 2025 12:45

Komitmen Membangun Generasi Unggul, Astra Agro Salurkan Beasiswa Astra Cerdas kepada 202 Siswa di Desa Binaan

PANGKALAN BUN — PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro)…

Kamis, 04 Desember 2025 08:50

Astra Agro Perkuat Komitmen Tingkatkan Kesehatan Masyarakat di Kotawaringin Barat Melalui Program Astra Sehat

 PANGKALAN BUN – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro)…

Jumat, 28 November 2025 12:00

Enam Fraksi Sepakati Tiga Raperda Ditetapkan Jadi Perda

PANGKALAN BUN – Setelah melalui proses pembahasan yang cukup panjang,…

Rabu, 26 November 2025 10:05

Minta Pemkab Lebih Perhatikan Guru di Pelosok

PANGKALAN BUN – Memperingati Hari Guru Nasional 2025, Ketua Komisi…

Senin, 24 November 2025 09:47

Sinergi Membangun Kobar, DPRD Harapkan Kolaborasi Antarinstansi Makin Solid

PANGKALAN BUN – Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, menekankan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers