SAMPIT – Guna memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat, transportasi laut jurusan Sampit-Jakarta akan terlayani. Hal ini juga untuk menjawab keinginan masyarakat yang ingin mendapatkan alternatif transportasi lain menuju Jakarta.
Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sampit Toto Sukarno mengatakan, perusahaan pelayaran PT Fajar Bahari akan masuk ke Kotim dan akan perdana berlayar pada Ramadan ini. Operator pelayaran itu membuka rute baru, yakni Sampit-Jakarta menggunakan kapal jenis roro yang dapat mengangkut penumpang, kendaraan, dan barang.
”Untuk rute Sampit – Jakarta, jarak tempuh 54 jam. Ini baru pertama ada di Kotim untuk jurusan ini selama pelabuhan Sampit beroperasional,” ujar Toto, Rabu (23/5).
Harga tiket, lanjutnya, dipatok sekitar Rp 300 ribu, lebih mahal dibandingkan rute Semarang atau Surabaya. Sebab, jarak tempuhnya lebih jauh. Rute itu dibuka karena permintaan masyarakat terhadap jurusan Sampit – Jakarta cukup tinggi.
”Apakah mereka akan beropersioanal secara reguler seperti DLU dan Pelni, belum dapat dipastikan. Namun, yang pasti mereka akan turut melayani arus mudik Lebaran tahun ini dengan jurusan baru,” ujarnya.
Sekda Kotim Halikinnor mengatakan, ketersediaan transportasi memang jadi komitmen pemerintah agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Terlebih Kotim merupakan salah satu kota perdagangan di Kalteng, sehingga pengiriman barang dari Jakarta menuju Sampit juga cukup tinggi. Dengan adanya kapal laut dari Jakarta, tentunya akan mempermudah akses transportasi barang masuk ke Kotim dari Jakarta.
”Semoga dengan adanya rute baru jalur laut ini dapat membantu masyarakat, terutama pada musim mudik Lebaran, sehingga yang tidak dapat tertampung jalur udara dapat melalui jalur laut untuk jurusan Jakarta dan sekitarnya,” pungkasnya. (dc/ign)