MANAGED BY:
SABTU
29 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 23 Januari 2020 16:09
Polisi Pantau Dugaan Penyimpangan Bank Kalteng , OJK Pastikan Masih Sehat

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Aparat kepolisian ikut memantau kasus kebocoran anggaran sebesar Rp 12 miliar di Bank Kalteng. Polda Kalteng aktif mengikuti perkembangan perkara yang belakangan ini menghebohkan itu.

”Kami sifatnya masih memantau dan sudah koordinasi dengan Direktorat Kriminal Khusus. Hanya saja sebatas memantau, sebab itu masih ranahnya OJK,” kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan, Rabu (22/1).

Hendra menuturkan, apabila ada indikasi pidana, tentunya kepolisian akan mengikuti prosedur hukum berlaku. Termasuk nantinya apakah ditangani kepolisian maupun kejaksaan atau Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng Otto Fitriandy mengatakan, pernyataan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di media massa yang menyebut dugaan penyimpangan di Bank Kalteng, merupakan penyimpangan atas proses pengadaan sewa mesin ATM dan CDM di Bank Kalteng tahun 2016 dengan nilai Rp 12 miliar.

”Saat ini sedang proses penyidikan oleh Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan dan proses penilaian kembali kepada pihak-pihak yang terlibat. Namun, di balik itu semua, saya memastikan Bank Kalteng pertumbuhan keuangannya sehat,” ujarnya.

Otto menuturkan, memang dari Bank Kalteng ada penyimpangan terhadap ketentuan terkait pengadaan mesin ATM, namun belum bisa diartikan atau diasumsikan ada kerugian atau dugaan tindak pidana korupsi.

”Jadi itu pengadaan. Hanya saja, ada proses yang tidak memenuhi prosedur internal dari Bank Kalteng. OJK meminta bank melakukan perbaikan terkait kelemahan itu agar tidak terulang lagi,” ujarnya.

Pihaknya meminta panitia pengadaan barang dan jasa agar meningkatkan kompetensi dalam rangka perencanaan dan proses persetujuan barang dan jasa yang wajib dievaluasi secara komprehensif. Selain itu, meminta manajemen bersama divisi pengawasan intern melakukan pengawasan khusus adanya indikasi penyimpangan. (daq/ign)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers