MANAGED BY:
SELASA
31 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 11 Februari 2020 10:41
Wah Gawat!!! Ada Warga Ancam Sita Lahan Kuburan

Bertahun-tahun Tak Ada Kejelasan

ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Sejumlah warga yang tergabung dalam perkumpulan bakti sosial mengancam menyita lahan kuburan di Jalan Jenderal Sudirman Km 6 Kelurahan Pasir Putih dengan memasang patok dan menurunkan alat berat. Hal itu akan dilakukan apabila Pemkab Kotim tak menyelesaikan sengketa lahan tersebut sampai 10 Maret mendatang.

”Kalau tidak selesai, masyarakat akan turun memasang patok, memplot ulang lahan itu sesuai SK (Surat Keputusan) Bupati Kotim tahun 1991,” kata kuasa hukum warga perkumpulan sosial bakti, Supianoor.

Supianoor mengaku sudah jenuh dengan urusan tersebut. Pasalnya, bertahun-tahun sengketa itu tak ada kejelasan penyelesaian hingga akhirnya dia membawa kasus itu ke DPRD Kotim. Hasilnya, ada dua poin yang jadi rekomendasi, yakni mengembalikan lahan sesuai SK Bupati sesuai luasan awal. Selanjutnya, diberikan batas waktu 30 hari untuk penyelesaiannya.

”Jujur, ini urusan kemanusiaan, karena kalau ada orang mati mau dibkubur di mana. Sementara lahan itu sudah dipatenkan jadi lahan kuburan. Eh, ternyata ada saja yang mengklaim sebagai pemiliknya. Jadi kami menuntut lahan itu sesuai peruntukannya,” kata Supianoor.

Dia menegaskan, apabila nantinya tak ada penyelesaian, pihaknya dari lintas agama akan turun ke lapangan. ”Kami turun nanti bukan untuk menggusur rumah yang ada di atasnya. Kami hanya memastikan patok sesuai ukuran awal,” ujar Supianoor.

Supianoor menuturkan, ada sekitar 70 rumah warga yang diperkirakan masuk areal kuburan. Rumah itu sebelumnya dibangun developer. Sejumlah pejabat penting disebut-sebut memiliki rumah tersebut hingga kini. Di sisi lain, beberapa waktu lalu Pemkab Kotim memberikan pilihan untuk mencabut SK lahan kuburan tersebut dari Km 6 dan dialihkan ke Km 16.

”Banyak yang menolak rencana itu. Logikanya, di kilometer enam saja bermasalah, apalagi di kilometer 16, pasti bermasalah juga,” katanya.

Salah satu alasan pemerintah daerah, lanjut dia, karena lahan itu mulai penuh, sehingga harus dialihkan. ”Saya tegaskan, lahan itu penuhnya bukan karena banyak kuburan, tetapi menyempit akibat  ada perumahan,” tegasnya.

Supianoor mengungkapkan, sikap pihaknya yang bersikeras mempertahankan areal kuburan itu membuat mereka kerap menerima teror dari oknum tertentu. Teror itu berupa ancaman dan lainnya.

Sebagai informasi, sengketa tersebut mencuat sejak tahun 2016 lalu, setelah perkumpulan sosial bakti kebingungan areal lahan kuburan mereka terus menyempit dari lebar awal sekitar 100 meter dan panjang 1,5 kilometer, menjadi sekitar 350 meter. Pemkab Kotim saat itu langsung merespons dan membentuk tim yang diketuai Asisten I Sugianoor. Namun, penyelesaiannya tidak jelas hingga sekarang. (ang/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers