MANAGED BY:
SELASA
07 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 14 Februari 2020 10:22
Pertama di Dunia, Ben Brahim Lahirkan Inovasi Atasi Karhutla
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat

PROKAL.CO, KUALA KAPUAS – Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang terjadi setiap tahun kini ada solusinya. Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat melahirkan inovasi yang diyakini mampu mengatasi bencana tahunan itu. Dia mengklaim gagasan itu merupakan yang pertama kali di dunia.

Ben menuturkan, cara mengatasi karhutla bisa dilakukan dengan membuat sejenis kincir angin atau baling-baling. Baling-baling itu berfungsi memompa air menggunakan tenaga angin agar air terus mengalir.

Menurutnya, sumber air yang digunakan untuk membasahi lahan gambut itu berasal dari embung yang telah dibuat. Dengan demikian, lahan gambut akan menjadi lembab walaupun saat musim kemarau.

”Karena lahan gambut mirip spon, ketika tersiram air, maka kondisinya akan lembab walaupun pada saat musim kemarau,” kata Ben seperti dikutip dari www.zonakalteng.co.id, Senin (10/2).

Ben menuturkan, hasil inovasi yang tersebut merupakan solusi yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah ketersediaan air apabila memasuki kemarau yang rentan karhutla. Hal itu mengingat Kapuas ada dua daerah, yaitu pasang surut dan nonpasang surut.

Lebih lanjut Ben mengatakan, inovasi tersebut merupakan yang pertama di Indonesia, bahkan di dunia. Dia mempersilakan siapa saja yang ingin menggunakan gagasannya demi kebaikan bersama sebagai antisipasi karhutla. Cara itu dinilai tak banyak menelan biaya.

”Lebih baik kalau ada embung, sehingga air bisa terpompa terus membasahi lahan, dan air tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk lahan perkebunan dan bidang peternakan,” ujar Bupati Kapuas yang mendapatkan piala adipura untuk pertama kali dan opini Wajar Tanpa Pengecualian dan BPK RI ini.

Sebelumnya Ben juga tercatat memiliki prestasi terkait penemuannya. Yakni memiliki hak paten (hak cipta) nasional dan internasional bidang konstruksi jembatan. Pada bidang lain, dia juga menjadikan Kapuas sebagai lumbung padi Kalteng dan lumbung semangka untuk Kalteng-Kalsel.

Mantan Kepala Dinas PU Kalteng ini juga merupakan salah satu pelaku yang membuka keterisolasian Kalteng dengan membuka seluruh ruas jalan negara dan jalan provinsi di Kalimantan. Termasuk ruas jalan batas Banjarmasin-Kapuas-Pulang Pisau-Palangka Raya-Kasongan-Sampit-Pangkalan Bun-Sukamara-Lamandau-Batas Kalbar, dan lainnya. Dia ikut berperan aktif mensurvei, merencanakan, dan membangun jalan dan jembatan di Kalteng sejak tahun 1985.

Sementara itu, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di aula kantor Bupati Kapuas, Ben mengatakan, Pemkab Kapuas telah membentuk Satgas (Satuan Tugas) untuk pengendalian karhutla mulai dari tingkat desa sampai kabupaten. Hal tersebut cukup efektif dilaksanakan.

Dia meminta agar keperluan Satgas, terutama di desa, bisa dianggarkan dari dana desa. ”Untuk tingkat kecamatan agar dapat melakukan koordinasi dengan desa dan kabupaten. Kabupaten harus terus memonitor kondisi wilayah. Intinya, kita melakukan sosialisasi dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruhnya. Dengan kebersamaan, saya yakin dan percaya karhutla Kapuas bisa kita atasi,” ujarnya.

Di samping itu, orang nomor satu di Kapuas ini juga menekankan agar semua pihak tak lengah dan perlu sedini mungkin melakukan persiapan dan langkah dalam upaya pencegahan dan pengendalian karhutla. Itu mengingat Kapuas terdapat lahan gambut terbesar di Kalimantan Tengah. (ign)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers