SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

SAMPIT

Sabtu, 09 Januari 2016 13:50
Gara-gara Video Mesum, Akhirnya Bongkar Perselingkuhan Kades
MENGHEBOHKAN: Salah satu adegan video mesum yang diperankan oleh salah seorang mantan kades di Kotim.

SAMPIT - Beredarnya video mesum berdurasi 20 menitan membuktikan kecurigaan warga atas perselingkuhan penjabat kepala desa berinisial Ma dengan istri tetangganya, Mi.

Ma (53), pernah menjabat Pj Kades di salah satu desa di Kecamatan Ketapang, Kotim. Dia memanfaatkan waktu kosong saat istrinya berangkat mengajar untuk merajut hubungan terlarang dengan Mi. Perempuan 24 tahun itu kerapkali ditinggal suaminya yang bekerja sebagai buruh di perusahaan kelapa sawit.

Ma dan Mi sudah diamankan Polsek Ketapang. Jumat (8/1), kepala desa yang menjabat sekarang, meminta keduanya meninggalkan desa karena telah mencemarkan nama baik desa itu.

Kades itu menuturkan, warga terkejut dengan perselingkuhan pasangan itu. ”Saya juga baru tahu, dan terkejut juga,” ungkapnya. Hal senada juga diungkapkan ketua RT dan ketua RW.

Diakui mereka, beberapa bulan lalu keduanya sempat digerebek warga lantaran diduga berselingkuh di kediaman sang pria. Ketika itu, istri Ma yang merupakan guru sekolah dasar itu sedang mengikuti kegiatan penataran di Palangka Raya. Kala itu Ma membantah tuduhan berbuat tak senonoh. Dia sempat menantang warga untuk bersumpah di mesjid dengan Al-Quran.

Sumpah itu terbukti ampuh meredam warga. Namun dia melakukan blunder. Rekaman adegan mesumnya dengan Mi di semak-semak beredar, dan membongkar prselingkuhan mereka.

Ma dikenal sebagai tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama di desa itu. ”Dia guru ngaji, tokoh masyarakat, ini yang sangat kami sayangkan,” ujar kades yang diamini ketua RT dan ketua RW. ”Kami minta agar aparat bisa memproses kasus ini,” timpal seorang warga.

Kamis (7/1) malam sekitar pukul 20.00 WIB, warga yang mengetahui perselingkuhan itu sempat geram. Mereka berkumpul dengan membawa senjata tajam seperti tombak dan parang. Mereka ingin menyerang, dan mengusir kedua pelaku dari desa itu.

Untungnya kejadian tesebut dilaporkan kepada polisi. Dipimpin Kapolsek Ketapang Kompol Rio Alexander Panelewen, polisi meminta warga bersabar dan menyerahkannya kepada penegak hukum.

”Malam itu saya langsung ke TKP dan bertemu ketua RT, kades, dan meminta mereka untuk menahan diri dan tidak main hakim sendiri,” kata Rio, Jumat (8/1) kemarin.

”Jadi sebelum warga melakukan tindakan, sekitar pukul 09.00 WIB hari ini (kemarin), kami tangkap pelaku. Yang laki-laki kami jemput, yang perempuan datang sendiri setelah kami hubungi,” jelasnya.

Dengan bantuan jajaran Sabhara Polres Kotim, pihaknya berhasil mengamankan pelaku dan menghindarinya dari amukan warga yang marah.

Menurut cerita kades yang menjabat sekarang, kejadian tersebut sudah dua kali diketahui. Hubungan Ma dan Mi diduga sudah terjalin dua tahunan.

”Pertama pada 2015 lalu, sempat dilakukan mediasi dan pada akhirnya berdamai. Keluarga kedua belah pihak juga sudah saling memaafkan, kemudian rujuk kembali. Dan sekarang ini kembali diributkan,” ungkap kades.

Suami Mi, tampak tak kuasa menahan getir. Dia tak menyangka pemain perempuan dalam video itu adalah istri yang dinikahinya sepuluh tahun terakhir ini.

”Kasih sayang sudah juga, nafkah iya juga. Saya tahunya berangkat dan pulang kerja, saya segalanya untuk dia,” tutur pria itu di Polsek Ketapang.

”Saat ditegur, dia (Mi) melawan. HP dia tidak mau kasihkan ke saya. Dulu saat dia janda dengan satu anak, saya terima,” imbuhnya lagi.

Kini suam Mi sudah bulatkan tekad bercerai. Dia mengaku sanggup mengasuh anak kandung serta anak tirinya. ”Untuk keduanya (Ma dan Mi), saya serahkan kepada polisi, biar dihukum seberat-beratnya. Terserah mereka mau nikah atau apa, saya sudah tidak mengurusi lagi,” tegasnya. (co/mir/dwi)

 

 

 


BACA JUGA

Kamis, 14 Agustus 2025 12:17

Tindak Tegas Perusak Fungsi Drainase

SAMPIT – Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun menegaskan pemerintah…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:17

Prioritaskan Infrastruktur Jalan Pertanian dan Pendidikan

SAMPIT – Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Akhyannoor,…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:24

Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun

SAMPIT – Persaingan antara pasar tradisional dan pasar modern di…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:23

Dukung Rencana BUMD Produksi Air Minum Kemasan

SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun menyatakan…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:23

Realisasikan Program Beasiswa Dokter Spesialis

SAMPIT - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim)…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:08

Tindaklanjuti Permohonan Hibah Tanah Pembangunan MAN

SAMPIT - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:05

Dorong Pertamina Gencarkan Sosialisasi Transisi Tabung Elpiji

SAMPIT - Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hendra Sia…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:03

Kembalikan Anggaran Jalan Cempaka Mulia–Pulau Hanaut

SAMPIT – Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur…

Senin, 11 Agustus 2025 11:56

Desak Telusuri Penyewaan Aset Daerah

SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur…

Jumat, 08 Agustus 2025 17:19

Kotim Kaya SDA, tapi Masyarakat Tak Merasakan Dampak Ekonomi

SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun menyoroti…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers