MANAGED BY:
MINGGU
27 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Rabu, 04 September 2019 17:27
Janggal..!!! Lemparan Pisau Mematikan Sang Ayah Masih Misteri

Polisi Periksa Kejiwaan Tersangka Pembunuh Anak Kandung

PRAREKONTRUKSI: Mardi memeragakan berbagai adegan terkait kasus terbunuhnya Eko Saputro, anaknya sendiri, akibat perbuatannya, Selasa (3/9).(DODI/RADAR SAMPIT)

Jarak antara tersangka dan korban sekitar tiga meter lebih. Badan tersangka menghadap ke arah korban. Lemparan itu ternyata menancap ke dada kiri, sehingga korban berteriak kesakitan. Dalam adegan itu, sang istri tidak melihat tersangka melempar pisau, karena asyik mengupas jagung.

Tersangka mengetahui korban terluka selang beberapa detik kemudian. Korban berteriak. Dia merintih kesakitan. Korban lalu membungkuk dan memegang dada kirinya. Tersangka mendatangi korban yang sudah bersimbah darah. Dari adegan selanjutnya, pisau itu tercabut, namun belum diketahui apakah korban atau tersangka yang mencabut pisau tersebut.

Adegan berikutnya, korban memanggil ibunya. Pu lalu datang dan melihat darah mengalir deras. Wanita itu lalu membawa jaket untuk menutupi luka anaknya. Tersangka kemudian menggendong korban ke atas motor dan membawanya ke rumah sakit. Dalam adegan itu, tersangka berteriak meminta tolong kepada tetangga sekitar. Tetangga datang dan langsung menolong menuju ke rumah sakit.

Ketiganya lalu membawa korban ke rumah sakit. Namun, korban sudah dinyatakan tak bernyawa. Korban kemudian dibawa pulang menggunakan sepeda motor. Tiba di rumah, tersangka histeris dan memanggil nama korban., sementara pisau diambil dan disimpan oleh saksi ke dalam bak pikap, setelah itu dibersihkan.

Tak lama, tetangga melapor ke polisi dan personel mendatangi lokasi hingga membawa jenazah ke rumah sakit. Sampai akhirnya terungkap, ulah Mardi menyebabkan anaknya terbunuh.

Pu mengaku tidak mengetahui pelemparan pisau ke arah korban karena asyik memotong jagung. Dia baru sadar ketika korban berteriak memanggilnya. ”Saya tidak tahu bagaimana dia melempar. Namun, ini semua musibah dan sudah terjadi,” ujarnya yang terlihat tenang.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 10:11

Warga Pamalian Desak Selesaikan Jembatan

SAMPIT – Jembatan Desa Pamalian, Kecamatan Kotabesi yang dibangun sejak…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:05

Peserta Lomba Free Fire Membeludak, Gamers Masih Punya Kesempatan

SAMPIT – Kompetisi game online Free Fire yang akan digelar…

Jumat, 31 Januari 2020 17:22

Bantah Survei Nasdem, PANTAS Klaim Teratas

SAMPIT – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kotim…

Jumat, 31 Januari 2020 17:19

Kaca Mobil Dipecah, Rp 249 Juta Raib

SAMPIT – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut waspada. Pasalnya,…

Jumat, 31 Januari 2020 17:09

Proyek Rumah Sakit Jadi Temuan BPK

SAMPIT – Proyek di lingkungan RSUD dr Murjani Sampit jadi…

Jumat, 31 Januari 2020 11:56

Hikmah Jumat: Jaga Lisan dan Kemaluan!

Bismillah. Jika lisan ini rusak maka akan rusak amal. Jika…

Jumat, 31 Januari 2020 10:10

Cuaca Dingin, Nikmatnya Menyantap Kembang Tahu

SAMPIT–Ingin menikmati kuliner penghangat badan di saat cuaca dingin? Kembang…

Kamis, 30 Januari 2020 17:52

Halikinnor, Rudini, dan Suprianti Kuasai Survei Calon Bupati Kotim

SAMPIT – Persaingan merebut hati rakyat dalam Pilkada Kotim 2020…

Kamis, 30 Januari 2020 16:30

Di Pondok Ini, Ayah Bejat Bunuh Anak Sekaligus Cucunya

PURUK CAHU – Perilaku biadab ayah bejat yang tega menghamili…

Kamis, 30 Januari 2020 14:28

Wajib Kenakan Pakaian Khusus, Hasil Laboratorium Jadi Penentu

Menangani penyakit mematikan yang menggemparkan dunia tak bisa sembarangan. Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers