MANAGED BY:
RABU
20 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 08 Januari 2021 10:40
Warga Ayawan Khawatir Ikut Terjerat

Petani Seruyan Didakwa Merusak Hutan

DITUDING RUSAK HUTAN: Abdul Fatah, petani kelapa sawit dari Seruyan usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Sampit.(RADO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO,

SAMPIT – Penangkapan terhadap M Abdul Fatah, warga Desa Ayawan, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan oleh penyidik Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Kalimantan Seksi Wilayah I Palangka Raya membuat ketakutan tersendiri bagi warga di desa itu.

Warga khawatir lahan yang dimiliki sejak lama, tiba-tiba ditersangkakan seperti kasus yang menimpa Abdul Fatah yang dituding menggarap kawasan hutan produksi. ”Kami khawatir ini permulaan yang buruk, bisa mengancam keberlangsungan masyarakat di tempat kami,” kata  Masli, warga Desa Ayawan.

Masli menjelaskan, pihaknya sejak turun-temurun telah memiliki dan menguasai lahan serta permukiman di desa itu. Namun, belakangan, tiba-tiba saja mendapat kabar bahwa areal mereka masuk kawasan hutan produksi yang menyeret kerabat mereka.

”Sedari dulu saya sudah ada disitu dan sampai saya menikah. Lahan itu milik ayah saya dari nenek moyang. Itu bukan hutan hanya belukar saja. Penggarapannya sejak tahun 70-an atau 80-an,” ujarnya.

Masli menegaskan, lahan yang bermasalah dan diklaim Gakum LHK masuk dalam kawasan hutan produksi tersebut tidak pernah dipindahtangankan. Baik ke perorangan maupun perusahaan. Bahkan, selama ini mereka hidup damai dan tentram dengan berusaha di atas lahan itu sebagai petani.

”Lahan tersebut selama ini tidak pernah dipindahtangankan ke perusahaan manapun. Bahkan, tidak ada aktivitas penanaman apa pun dari perusahaan. Memang murni masyarakat saja,” ujar Maslih.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 16:04

Aktivitas Hitam Peredaran Narkoba Terdeteksi, Sabu 1,7 Kilogram Gagal Masuk Sampit

NANGA BULIK – Kabut misteri menyelimuti peredaran narkoba di Kabupaten…

Rabu, 20 Januari 2021 15:40

Berupaya Menularkan Kebaikan, Terkumpul hingga Rp 22 Juta

Bencana banjir yang menimpa Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi perhatian…

Rabu, 20 Januari 2021 09:33

Wilayah Hulu Kotim Rawan Banjir, Perlu Siaga Penanganan Sejak Dini

SAMPIT - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rinie Anderson…

Rabu, 20 Januari 2021 09:26

Jalan Lingkar Ditangani Secara Konsorsium

SAMPIT - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…

Selasa, 19 Januari 2021 17:25

Ini Nih Salah Satu Biang Kerok Kerusakan Jalan dalam Kota

SAMPIT – Hancurnya jalan dalam Kota Sampit yang menelan sejumlah…

Selasa, 19 Januari 2021 17:20

Tolak Pembentukan Provinsi Kotawaringin

PALANGKA RAYA – Rencana pemekaran Provinsi Kalteng dengan pembentukan daerah…

Selasa, 19 Januari 2021 09:06

ASTAGA!!! Masih Ada yang Buang Limbah Medis Sembarangan

SAMPIT – Limbah medis masih dibuang sembarangan di depo sampah.…

Senin, 18 Januari 2021 15:24

Jalan Rusak Telan Korban, Pengendara Motor Dilarikan ke Rumah Sakit

SAMPIT – Rusaknya Jalan HM Arsyad yang menghubungkan Sampit -…

Senin, 18 Januari 2021 12:12

Berperahu, Maling Jarah Rumah Korban Banjir

BANJARBARU – Presiden Joko Widodo, hari ini (18/1) berencana meninjau…

Senin, 18 Januari 2021 10:18

Tahap Pertama, 10 Tokoh di Kotim akan di Vaksin

SAMPIT- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan melakukan pencanangan vaksin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers