MANAGED BY:
SELASA
15 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 14 September 2019 16:20
Asap Tebal, Sekolah Boleh Libur
BAKTI SOSIAL: Karyawati Radar Sampit membagikan masker kepada siswa SDN 3 Sampit, Jumat pagi. Total ada 2.500 masker yang dibagikan Radar Sampit kepada pelajar dan masyarakat umum. ini sebagai respon tebalnya kabut asap . (USAY NOR RAHMAD/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran telah menerbitkan Instruksi Gubernur Kalteng Nomor 118.5/741/BU tentang Pelaksanaan Proses Pembelajaran Satuan Pendidikan Jenjang TK hingga SMA/SMK. Instruksi yang ditujukan kepada bupati/walikota itu berisi lima poin. Diantaranya, menetapkan libur sekolah sehubungan dengan kabut asap. Penetapan libur disesuaikan dengan kabut asap di masing-masing daerah. Selama libur, guru memberikan pekerjaan rumah bagi siswa. Apabila kualitas udara kembali normal, maka proses belajar mengajar diaktifkan kembali.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Slamet Winaryo mengatakan, Instruksi Gubernur Kalteng untuk mengatur proses pembelajaran pada situasi kabut asap kebakaran lahan dan hutan saat ini. Untuk libur akan ditetapkan kepala daerah bupati/walikota untuk PAUD, SD, SMP. Sedangkan PAUD (RA), MI, MTs, dan MA ditetapkan oleh Kementerian Agama. Sementara SMA/SMK/SLB oleh Disdik Kalteng.

Menurut Slamet, penetapan libur harus melihat kondisi masing-masing wilayah dengan kualitas kepekatan kabut asap dan standard kualitas udara setempat. ”Saat ini sedang kami petakan bersama kepala dinas pendidikan kabupaten/kota. Wilayah mana saja yang akan kita liburkan karena bahaya kabut asap,” ucapnya Slamet Winaryo.

Sementara itu Ketua Sementara DPRD Kotawaringin Timur Rimbun meminta Disdik Kotim segera meliburkan siswa karena asapnya sudah kategori berbahaya. ”Pemerintah jangan ambil risiko dan mempertaruhkan kesehatan anak didik dengan memaksanakan untuk turun ke sekolah,” kata Rimbun.

Saat ini sejumlah kepala sekolah mengaku bingung lantaran tidak ada kebijakan apapun yang diterbitkan pemerintah daerah. “Disdik jangan biarkan sekolah bingung, instruksikan libur saat kondisi demikian,” tegasnya.  

Menurutnya, tidak masalah proses belajar tertinggal dari daerah lain. Sebab, ada hal yang lebih penting, yakni kesehatan dan keselamatan pelajar. ”Kalau anak kita sakit, siapa yang tanggung jawab. Kalender pendidikan bisa diabaikan dulu. Nanti setelah musim asap selesai, kita kejar lagi kegiatan belajar tersebut,” kata Rimbun.

Dia menyayangkan hingga kini belum ada kebijakan meliburkan siswa tersebut. Sedangkan Malaysia yang hanya mendapat asap kiriman langsung meliburkan siswa. 

Dilain hal, Rimbun juga meminta agar Bupati Kotim segera mengoordinasi seluruh perusahaan di Kotim untuk membantu memadamkan api. “Sekarang api sudah luar biasa, kita harus aksi di lapangan secara nyata, penanganannya ini tidak lagi secara biasa-biasa, harus ada aksi luar biasa,” usulnya.

Pengerahan seluruh perusahaan perkebunan akan mampu mengurangi titik api. “Semua sudah saatnya bersatu untuk memadamkan api dengan perlatan dan sumberdaya yang ada,” tandasnya. (ang/yit)


BACA JUGA

Senin, 14 Oktober 2019 15:00

Dituding Calon Boneka di Pilkada, Bakal Calon Membantah

SAMPIT – Manuver politik kian dinamis di masa pendaftaran bakal…

Senin, 14 Oktober 2019 14:56

Air Sungai Menghijau, Ikan Kecil Mulai Mati

SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan menyisakan masalah bagi para…

Senin, 14 Oktober 2019 11:35

Belukar Terbakar, Truk vs Mobil Adu Kuat

SAMPIT – Sebuah truk adu kuat alias saling hantam dengan…

Senin, 14 Oktober 2019 11:17

Supian Tak Turut Campur Pencalonan Bupati

SAMPIT–Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi mengingatkan masyarakat agar jangan…

Senin, 14 Oktober 2019 08:47

HADEEEEEHHHHH..!!! Perampokan di PPM Ternyata Rekayasa

SAMPIT–Perampokan yang menimpa toko handphone Maitri Cell di Pusat Perbelanjaan…

Senin, 14 Oktober 2019 08:42

Event di Kawasan CFD Perlu Diperbanyak

SAMPIT – Minggu pagi (13/10), kawasan car free day (CFD)…

Sabtu, 12 Oktober 2019 14:25

Tagih Hasil Pansus, Warga Blokade Jalan Perusahaan

SAMPIT – Sejumlah warga Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin…

Sabtu, 12 Oktober 2019 14:17

Di Hadapan Bupati, Aktivis Ini Diancam Dibunuh

SAMPIT – Seorang aktivis di Kota Sampit, Burhan Nurrohman, mendapat…

Sabtu, 12 Oktober 2019 09:52

HEBOOOHHHH..!!! Rampok Beraksi di PPM

SAMPIT – Kasus perampokan menghebohkan sejumlah warga tadi malam (11/10).…

Jumat, 11 Oktober 2019 15:30

Tunggangi Motor Curian, Pemuda Ini Diamankan Polisi

SAMPIT – Pemuda berinisial W (24), hanya bisa tertunduk malu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*