MANAGED BY:
RABU
21 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Jumat, 16 Oktober 2020 14:26
Maling Sapi Seret Nama Menantu Korban

Terdakwa Cabut Sebagian Keterangan di BAP

SIDANG ; Sidang pencurian sapi yang digelar di PN Nanga Bulik, Kamis (15/10). Dalam sidang itu salah satu terdakwa mengaku disuruh menantu korban.(RIA MEKAR/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO,

NANGA BULIK – Pengakuan salah satu terdakwa pencurian sapi menjelang Idul Adha lalu mengejutkan majelis Majelis Hakim Dan Jaksa Penuntut Umum. Terdakwa Satriadi menyatakan bahwa ide mencuri sapi sebenarnya bukan dari dirinya. Tetapi justru dari menantu korban, Ucit Priyadi yang sebelumnya juga telah diperiksa sebagai saksi .

"Awalnya yang ngajak duluan Ucit. Dia suruh saya jual sapinya tapi jangan sampai ketahuan istrinya. Dia juga yang suruh pakai mobilnya. Saya disuruh cari alasan supaya istrinya percaya dan mau meminjamkan mobil. Yaitu tiga hari sebelum kejadian," ungkap terdakwa Satriadi alias Isat.

Untuk melancarkan aksinya, terdakwa kemudian mengajak Sandi untuk membantunya menjual sapi karena ia tidak berpengalaman. "Sapi katanya Ucit sudah dipersiapkan di ikat di pinggir jalan, saya tinggal ambil. Saya sempat mondar-mandir tidak ketemu. Akhirnya ketemu sapinya sekitar 10 meter dari jalan, bukan di dalam kebun, tapi diikat di pohon," ungkap Isat.

Ia lantas melepas ikatan dan menarik sapi dan menaikannya ke mobil pikup dengan bantuan Sandi. Selanjutnya sapi dibawa ke Pangkalan Bun dan tiba pukul 04.00 WIB subuh dan langsung cari pembeli sapi .

"Ke pembeli pertama dan kedua ditolak karena alasan stok sapi mereka masih banyak, baru ke pembeli ketiga ada yang mau membeli seharga Rp 10 juta," bebernya.

Namun pembayaran awal baru Rp 4 juta, sisanya dijanjikan jam 9 pagi. Tapi nyatanya hingga beberapa hari belum juga dibayar. Menurutnya Ucit sempat menelpon menanyakan sapinya sudah laku atau belum, dan ia menjawab sudah laku tapi belum dibayar penuh. Sedangkan uang Rp 4 juta tersebut langsung dibagi dua dan sore harinya mereka mengembalikan mobil ke pemiliknya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 21 Oktober 2020 16:00

Setelah Lima Tahun, Perbuatan Ayah Perkosa Anak Kandung Baru Terkuak

SAMPIT –  Seorang ayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berubah…

Rabu, 21 Oktober 2020 15:58

Bayi Dibuang Hidup-Hidup, lalu Ditenggelamkan

Tugas berat diemban aparat untuk menyibak kasus pembuangan bayi yang…

Rabu, 21 Oktober 2020 07:24

Giatkan Gerakan Kotim Mengaji

SAMPIT – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur…

Rabu, 21 Oktober 2020 07:16

Kawasan Pasar Kuala Pembuang Terbakar

KUALA PEMBUANG- Masyarakat Kota Kuala Pembuang dibuat panik , Senin …

Selasa, 20 Oktober 2020 14:47

Perilaku Biadab Terus Berulang, Jasad Bayi Ditemukan Membengkak

PALANGKA RAYA – Perilaku biadab pembuangan mayat bayi kembali berulang…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:44

Air Meluap, Antrean Kendaraan Mengular

SAMPIT – Genangan air yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman…

Selasa, 20 Oktober 2020 12:39

Ratusan Pedagang Kehilangan Sumber Penghasilan

SAMPIT – Langit gelap di wilayah Kecamatan Baamang mendadak berubah…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:11

Ruas Jalan di Sampit Macet Panjang Akibat Banjir

SAMPIT – Hujan deras yang mengguyur Kota Sampit, membuat sejumlah…

Selasa, 20 Oktober 2020 10:06

Cegah Potensi Kebakaran Wilayah Kumuh Harus Ditata

SAMPIT— Bangunan kumuh padat penduduk yang terbuat dari kayu, sangat…

Selasa, 20 Oktober 2020 09:58

Motoris Diminta Utamakan Keselamatan Penumpang

SAMPIT— Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi meminta, pemilik angkutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers