MANAGED BY:
SENIN
19 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 22 Desember 2020 16:00
Ben-Ujang Berharap MK Diskualifikasi Sugianto-Edy
BELUM MENYERAH: Paslon Ben-Ujang menyampaikan pernyataan bersama tim pemenangannya di Sektetariat Pemenangan Jalan Diponegoro Palangka Raya.(DODI/RADAR SAMPIT)

Sementara itu, Ujang Iskandar mengapresiasi pelaksanaan pilkada yang berjalan aman. Namun, pihaknya akan tetap mengajukan gugatan.

”Mengajukan gugatan bukan berarti tak legawa, tapi ini konstitusi. Kami tidak memaksakan kehendak. Ini berdasarkan laporan masyarakat dan seluruh elemen menyampaikan banyak terjadi kecurangan dan TSM itu dugaannya. Langkah ini agar betul-betul dapat pemimpin yang kosntitusional," katanya.

Sebelumnya diberitakan, peraturan MK mensyaratkan selisih suara untuk mengajukan sengketa. Yakni, selisih suara maksimal 2 persen untuk pilgub dengan penduduk maksimal 2 juta, selisih 1,5 persen untuk pilgub penduduk 2–6 juta, maksimal 1 persen untuk pilgub dengan penduduk 6–12 juta, dan selisih maksimal 0,5 persen untuk pilgub yang penduduknya lebih dari 12 juta jiwa.

Kemudian, di level pilbup/pilwali, jumlah penduduk kurang dari 250 ribu syarat selisih maksimal 2 persen, penduduk 250–500 ribu maksimal 1,5 persen, penduduk 500 ribu–1 juta maksimal 1 persen, dan penduduk lebih dari 1 juta selisih suara maksimal 0,5 persen.

Peneliti Konstitusi Demokrasi (KoDe) Inisiatif Muhammad Ihsan Maulana mengatakan, dalam pilkada sebelumnya, syarat perselisihan hasil pilkada (PHP) diputus di awal. Ketika pemohon tidak memenuhi syarat ambang batas, MK langsung menyatakan permohonan tidak dapat diterima. Namun, dalam Pilkada 2020, syarat itu diperiksa saat sidang pokok permohonan.

Imbasnya, lanjut Ihsan, jika saat sidang ditemukan faktor lain seperti unsur kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), selisih suara bisa tidak dipertimbangkan. ”Kalau pembuktiannya terbukti dan apalagi pelanggarannya adalah TSM, sangat mungkin dikabulkan MK,” tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 16 April 2021 16:45

Polemik Tambang Kian Rumit

SAMPIT – Polemik tambang galian C Ilegal di Desa Bukit…

Jumat, 16 April 2021 16:44

Mudik Dilarang, Banyak Penumpang Ubah Jadwal Penerbangan

PANGKALAN BUN – Larangan mudik Lebaran membuat bingung masyarakat Kotawaringin…

Jumat, 16 April 2021 09:57

Akal Bulus Penambang Ilegal, Tanah Laterit Diduga Bukan Produk Utama

SAMPIT – Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur (Kotim) menemukan informasi baru…

Kamis, 15 April 2021 14:41

DOORRRRR!!! Polisi Tembak Pembobol Gedung Walet

SAMPIT – Komplotan spesialis pembobol gedung sarang burung walet yang…

Rabu, 14 April 2021 16:13

Petani Sawit Seruyan Masih Perjuangkan Keadilan

SAMPIT – Petani kelapa sawit asal Desa Ayawan, Kabupaten Seruyan,…

Selasa, 13 April 2021 17:08

Awas!! LGBT Bisa Meluas

PALANGKA RAYA – Eksisnya kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender…

Selasa, 13 April 2021 16:59

Lingkaran Setan Bisnis Haram, Hasil Prostitusi Online Dipakai untuk Beli Sabu

PALANGKA RAYA – Kasus prostitusi online yang dibongkar Polda Kalteng…

Senin, 12 April 2021 17:35

Sesama Lelaki Kepergok Petugas Bermesraan

PALANGKA RAYA – Kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT)…

Jumat, 09 April 2021 17:20

Polda Kalteng Bongkar Prostitusi Berbasis Aplikasi

PALANGKA RAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah…

Jumat, 09 April 2021 17:14

Ratu Sabu Tak Kapok Masuk Penjara

SAMPIT – Dinginnya jeruji besi penjara seakan tidak pernah membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers