MANAGED BY:
SABTU
15 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Sabtu, 04 Juli 2020 09:57
Waspadai Badai Petir di Tiga Wilayah
FAKTOR ALAM : Sejumlah anak-anak memanfaatkan banjir di Kota Nanga Bulik Kabupaten Lamandau untuk bermain. Ketinggian air yang menggenang akibat cuaca buruk tersebut bervariasi, hingga ada yang mencapai atap rumah warga.(Dok.Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO,

PANGKALAN BUN-  Cuaca buruk berupa hujan deras dan angin kencang beserta sambaran petir yang bertubi-tubi, nampaknya masih menghantui tiga wilayah kabupaten di pesisir barat Kalteng, dalam beberapa waktu ke depan. 

Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) Iskandar Klas III Kotawaringin Barat, belum ada memprediksi cuaca buruk yang sudah menyebabkan banjir besar belakangan ini akan segera berakhir. 

Prakirawan BMKG setempat Rangga Setya Pratama memaparkan, cuaca buruk (ekstrem) yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Lamandau dan Kabupaten Sukamara belakangan ini,  terjadi akibat konvergensi angin (pertemuan angin) di beberapa wilayah di Indonesia termasuk Kalteng. 

"Faktor terkini yg menyebabkan cuaca ekstrem di wilayah Kobar, Lamandau dan Sukamara adalah terjadinya konvergensi angin di beberapa wilayah di Indonesia termasuk Kalteng. Hhal tersebut berarti, terjadi pertemuan massa udara (uap air) sehingga meningkatkan potensi terjadinya hujan yang lebih intens," ujarnya.

Dilanjutkannya pula,  untuk fenomena cuaca buruk beberapa hari dan minggu terakhir ini cukup dipengaruhi oleh faktor cuaca skala global dan regional, yakni gelombang Rossby dan Maden Julien Oscilation. 

Menurut Rangga, sebenarnya gelombang Rossby tersebut sudah ada sejak awal Juni 2020 lalu. Dan merupakan pergerakan massa udara dari wilayah tropis yang berupa udara yang bersifat hangat ke wilayah lintang tinggi (seperti Kutub Utara) dan juga menerima udara yang bersifat dingin dari wilayah lintang tinggi tersebut. 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers